This is default featured slide 1 title

Foto gatra saat orkes Monata Di Tebuwung Dan pemandangan

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Tips komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips komputer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juni 2012

Cara memperbaiki kerusakan pada Windows




Berikut tahapan-tahapan sesuai dengan jenis kesalahan.
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting, Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) yang awal.
– Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
– Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
– Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.
– Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
– Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
– Ini akan memulai perbaikan.
– Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya "I Agree at the
– Licensing Agreement"
– Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file. Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
– Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar "progress bar" yang merupakan
– bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi "Collecting
– Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation" .
– Ketika ditanya, klik tombol Next
– Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
– Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
– Komputer akan restart.
– Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan
– sistem ketika instalasi normal.
– Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
– Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa "NTOSKRNL not found" / NTOSKRNL tak
ditemukan, lakukan:
– Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
– Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
– Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
– Biasanya #1
– Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
– Tulis: CD i386
– Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32 \ntoskrnl. exe
– Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan
– lokasinya.
– Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured) .
– Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
– Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R. Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya #1
– Tulis: bootcfg /list
– Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini Tulis: bootcfg /rebuild
– Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
– Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
"Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG\SOFTWARE"
– Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut. Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
– Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya #1
– Masukkan password administrator jika diperlukan. Tulis: cd \windows\system32\ config
– Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
– Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
– Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
– Tulis: copy \windows\repair\ system
– Tulis: copy \windows\repair\ software
– Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file
NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!) .
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT. COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Cara memperbaiki hardisk




Level 1
Kerusakan yang terjadi pada level ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya, ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
- Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yang akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yang rusak.
- Langkah kedua jika belum berhasil, bisa gunakan program Disk Manager dari masing- masing pabrik pembuat Harddisk.
- Jika belum berhasil juga, anda bisa gunakan software HDDREG, silahkan download di internet programnya.
- Jika belum berhasil, coba cara Low Level Format atau Zero File.
- Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yang rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.

Level 2
Kerusakan yang terjadi pada level 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data. Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yang perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
- Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
- Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.

Level 3
Kerusakan yang menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yang bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.

Level 4
Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya, kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
- Mengecek arus listrik yang mengalir ke harddisk
- Mengganti IC pada mainboard Harddisk
- Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
- Cara yang extreme harddisk yang rusak bisa dikanibal dengan harddisk yang lain yang keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya

Semoga ini bisa jadi referensi tambahan buat kalian yang ingin mencoba memperbaiki harddisk.

Cara merakit komputer

Pada umunya cara merakit komputer tidaklah susah-susah banget. Yang penting kita mengerti sedikit masalah hardware dan software. Secara garis besar bagaimana merakit komputer akan kita bagi 2 bagian besar, yaitu:
1. Apa saja hardware yang dibutuhkan dan bagaimana cara merakitnya.
2. Operating sistem apa yang anda mau gunakan dan bagaiman cara menginstalnya

Hardware utama yang dibutuhkan untuk membuat sebuah komputer adalah:
1. Processor
Processor yang paling banyak digunakan orang adalah buatan dari intel dan saingannya adalah AMD. Anda bisa memilih sesuai dengan selera anda.
2. Motherboard
Komponen yang satu ini harus anda sesuaikan dengan processor yang akan anda pakai. Bukan cuma tergantung dari brand processornya saja, tapi juga tergantung dari type processor. Anda akan bisa temukan ini di kemasan, manual atau resource dari internet. Motherboard yang paling popular saat ini buatan dari Asus, Gigabyte, MSI. Untuk tingkat harga bersaing banyak buatan dari ECS, Biostar dll.
3. Memory
Saat ini sebagian besar personal komputer menggunakan DDR2, tapi anda harus pastikan kembali sesuai spesifikasi motherboard anda.
4. Harddisk
Ini jamannya hardisk SATA, tapi anda harus sesuaikan kembali dengan spesifikasi motherboardnya.
5. Casing + Power Supply
Saat anda beli casing biasanya sudah bundle dengan power supplynya. Sesuaikan power supply dengan kebutuhan daya minimum Mobo-nya. Lebih besar daya power berarti lebih bagus. Untuk casing sesuaikan dengan selera anda.
6. Monitor
Saya anjurkan beli LCD saja. Karena harganya tidak jauh beda dengan CRT. Keuntungan yang anda dapat dari LCD banyak, antara lain: Konsumsi power lebih kecil, mata anda enak melihatnya.
7. CD/DVD Room
Digunakan pada saat instalasi OS dan program lainnya dari CD/DVD.
Selain Item di atas perlu juga anda perhitungkan peralatan tambahan seperti printer, speaker, modem dan accesories lainnya.

Cara pembuatannya mudah saja, berikut langkah mudah yang bisa anda ikuti:
-Pasang motherboard di Casing. Kencangkan semua bautnya.
-Pasang processor di motherboard.
-Pasang memory di motherboard.
-Konek kabel untuk front panel ( Power switch, reset button, lampu indikasi, front audio, front usb) sesuai petunjuk di manual instalasi motherboard.
-Konek kabel dari power supply ke mother board.
-Pasang harddisk dan cd room di casing. Connect kabel power untuk HD dan CD/DVD
-Rapikan kabel dan tutup casing anda
-Hubungkan kabel monitor dan kabel power supply.

Sampai di sini komputer anda siap untuk dihidupkan. Langkah selanjutnya adalah instalasi operating system. Masukkan CD/DVD instalasi operating system ke CD/DVD room. Hidupkan komputer anda dan ikuti langkah sesuai yang ada di monitor untuk instalasi Operating System ( Windows, Linux, dll )Anda.
Semoga berhasil...

Cara menggunakan keyboard sebagai mouse




Cara:
1. Control panel\Accessibility Options
2. Masuk ke tab Mouse
3. Centang Use MouseKeys
4. Masuk ke Settings
5. Hidupkan semua centang yang ada
6. Pointer speed : top speed=high, acceleration=Fast
7. Use MouseKeys when Numlock is ... (On)
8. Ok\apply

Sekarang setiap Numlock is On, anda bisa gerakin pointer mouse dengan tombol-tombol angka di bagian kanan keyboard.
2=kebawah
8=keatas
4=kekiri
6=kekanan
1=serong kiri bawah
3=serong kanan bawah
7=serong kiri atas
9=serong kanan atas
5=OK (enter)

Tambahan: pencet CTRL buat nambahin kecepatan pointer, pencet Shift buat kurangin kecepatan pointer.

Optimalisasi Windows XP




Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa menginstall program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal. Sering kita jumpai komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat. Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat. Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV. Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :
1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry

1. System Properties
Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon My Computer dan pilih Properties. Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break. Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut:
1. Klik kanan pada icon My Computer dan pilih Properties. Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break.
2. Klik menu System Restore, pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives. Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced.
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.
-Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance. Lanjutkan dengan mengklik Apply. Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
-Selanjutnya klik Advanced, dan klik Change untuk merubah Virtual Memory. Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
-Pada sub menu Custome Size, terdapat kolom Initial Size. Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang. Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2x kolom pertama. Jangan lupa klik Set. Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
-Sekarang klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3. Kemudian buang tanda Ceklis pada Automatically Restart.
-Klik OK setelah selesai.
-Tutup System Properties dengan mengklik OK
Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP.
Jangan khawatir, itu hanya sekedar tampilan yang bisa kita rubah setiap saat, caranya:
1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties.
2. Klik menu Themes, kemudian pada kolom Themes di bawahnya, klik tanda panah ( Pop up ) dan pilih Windows XP.
Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP, maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP. Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.
3. Klik Apply dan lihat hasilnya.
4. Selanjutnya klik menu Desktop, perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop, klik menu tersebut.
5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days. Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.
6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties.

2. System Configuration
Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration. Perhatikan langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik ms config kemudian Ok atau langsung tekan Enter.
2. Di deretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup. Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis.
Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading.
1. buang tanda ceklis pada nama program yang dianggap tidak perlu untuk ditampilkan pada waktu START UP. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart.
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.
Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop, anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don't Show This Massage..., (dst) kemudian klik OK, maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart.

3. Registry
Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry.
Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik:
1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b. Ikuti langkah berikut:
1. Klik Start, pilih Run dan ketik regedit, klik OK atau langsung tekan Enter.
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER.
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel.
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop.
( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. Cari dan temukan MenuShowDelay. Jika sudah ketemu, klik 2 kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK).
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri.
6. Di bawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics. Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate, klik 2 kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1, klik OK.
Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang ( X) di bagian atas kanan jendela.
Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.

Cara menginstall Windows XP




1. Masukkan CD/DVD Windows XP, kalau muncul menu, diclose aja.

2. Restart komputer

3. Pas logo motherboard muncul, masuk ke config (biasanya del, atau F2, atau F4, dll tergantung jenis BIOSnya), set first boot ke CD/DVD-ROM. Note: Pada motherboard-motherboard tertentu, biasanya ada boot menu yang memungkinkan kita untuk melakukan boot dari hardware tertentu tanpa perlu masuk ke dalam config BIOS yang membingungkan.

4. Setelah itu biasanya ada tulisan, "Press any key to boot from CD."(Tekan tombol sembarang).

5. Tunggu komputer meload content dari CD. Ikuti instruksi-instruksi yang muncul, misalnya menyetujui EULA, dll.

6. Setelah detecting previous OS version, biasanya ada pilihan repair atau don't repair. Pilih yang don't repair.

7. Setelah itu bakal muncul harddisk-hardisk yang terhubung ke PC.

8. Delete partisi-partisi yang ada.

9. Buat partisi-partisi yang baru. Jumlah dan ukuran partisi tergantung keperluan. Buat yang drive system minimal sekitar 5GB sudah cukup.

10. Tekan enter pada drive tujuan instalasi Windows XP dan anda akan disuguhkan sebuat menu formating. Sebaiknya menggunakan NTFS, karena masalah kompatibilitas dan keamanan (sistem partisi NTFS memiliki support terhadap kompresi data yang lebih baik dan encrypt data), dan terlebih lagi (menurut saya) lebih cepat.

11. Tunggu sampai format dan proses pengcopyan data ke dalam harddisk selesai.

12. Restart komputer.

13. Setting komputer untuk boot dari harddisk kembali.

14. Sampai di sini anda sudah 80 % dalam proses instalasi Windows XP.

15. Ikuti instruksi-instruksi (setting jam, setting bahasa, dll), sampai akhirnya anda diharuskan melakukan restart dan sampai saat ini proses penginstalasian sudah selesai.

16. Ini hanya tahap permulaan, karena pada akhirnya anda harus direpotkan lagi dengan menginstall driver dan software-software yang bejibun banyaknya


Pastikan anda sudah:
1. Backup data-data penting, My Documents, music, pic, video, dll.
2. Backup data-data jadwal, calendar, meeting, appointment, dll.
3. Backup bookmark website-website favorit.
4. Backup setting-setting software, dll.
5. Menyiapkan CD dan file instalasi driver dan software.
6. Dan yang paling penting anda sudah menyiapkan CD/DVD Windows XP